Keberadaan bank sampah KKBS yang berlokasi di kawasan komplek pertokoan dan pasar tradisional di kota Tanjungpinang dapat menjadi nilai tambah strategis dalam pengembangan dan keberlanjutan usahanya. Hal ini menjadi peluang besar untuk menjaring lebih banyak nasabah, terutama dari kalangan pedagang dan pengunjung pasar. Meskipun memiliki potensi yang besar, Bank Sampah KKBS masih menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam aspek manajemen dan pemasaran. Dari sisi manajemen, sistem pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana dan belum mengikuti siklus akuntansi yang terstruktur. Sementara itu, dari segi pemasaran, bank sampah ini belum memiliki platform digital yang dapat memperluas jangkauan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Bank Sampah KKBS melalui perbaikan sistem manajemen dan strategi pemasaran yang lebih efektif. Metode PkM yang digunakan yaitu metode pelatihan dan pendampingan kepada mitra Bank Sampah KKBS. Setelah adanya pelatihan dan pendampingan, Bank Sampah dapat melakukan sistem pencatatan dengan baik dan terstruktur, dan Bank Sampah dapat mengoperasikan platform digital berupa web yang dapat mmperluas jangakaun. Hal ini menunjukan peningkatan sekitar 30-40%. Peningkatan Kapasitas Bank Sampah ini penting untuk keberlanjtan BANK Sampah kedepannya sehingga akan terus beroperasi sampai kapanpun.
Copyrights © 2025