CV. Subur Makmur adalah salah satu UMKM yang ada di Kabupaten Malang dengan bidang usaha konveksi, yaitu memproduksi kebaya, mukena, baju pria muslim, pakaian bordir wanita, tas, masker bordir dan juga baju batik. Hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa dari 10 responden yang diwawancarai, terdapat 8 respon yang mengalami keluhan carpal tunnel syndrome (CTS). Berdasarkan hal tersebut dirumuskan masalah faktor apa saja yang mempengaruhi CTS pada para pekerja di CV. Subur Makmur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan CTS. Jenis penelitian kuantitatif yang bersifat analitik observasional, dengan rancangan studi potong-lintang. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 50 responden dengan teknik sampling adalah total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasional , dan carpal tunnel syndrome (CTS) questionnaire. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gerakan berulang, masa kerja, dan postur janggal dengan pvalue sebesar 0,000. Sedang faktor risiko terbesar pada variabel gerakan berulang yaitu 96,8 kali, kemudian postur janggal tangan 22,67 kali dan masa kerja 15,6 kali. Gerakan berulang, masa kerja, dan postur janggal merupakan faktor yang sangat berpengaruh dengan keluhan carpal tunnel syndrome, oleh karena itu perlu adanya upaya pencegahan keluhan CTS dengan melakukan gerakan-gerakan peregangan pada otot tangan/lengan. Abstract: CV. Subur Makmur is one of the MSMEs in Malang Regency with a convection line of business, namely producing kebaya, mukena, Muslim men's clothes, women's embroidered clothes, bags, embroidered masks and also batik clothes. The purpose of this study was to identify and analyze the risk factors associated with CTS complaints. This type of quantitative research is observational analytic, with a cross-sectional study design. The population as well as the research sample totaled 50 respondents using the total sampling technique. Methods of data collection using a questionnaire, observational, and carpal tunnel syndrome (CTS) questionnaire. Data analysis used the chi square test. The results of the statistical tests showed that there was a significant relationship between repetitive motions, length of work, and awkward postures with a pvalue of 0.000. While the biggest risk factor in the variable repetitive movements is 96.8 times, then awkward hand postures are 22.67 times and work period is 15.6 times. Repetitive movements, work periods, and awkward postures are factors that greatly influence carpal tunnel syndrome complaints, therefore it is necessary to prevent CTS complaints by doing stretching movements in the hand/arm muscles.
Copyrights © 2024