Rel kereta api merupakan komponen struktural penting dalam sistem perkeretaapian yang berfungsi menyalurkan beban dinamis dari roda kereta ke sistem bantalan dan balas. Pemahaman terhadap perilaku struktural rel sangat diperlukan dalam pendidikan teknik sipil, khususnya dalam konteks pembelajaran mekanika struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya dalam dan tegangan yang terjadi pada potongan rel kereta api menggunakan pendekatan balok sederhana dua tumpuan yang diberi beban merata. Metode yang digunakan adalah pendekatan analitis berbasis persamaan mekanika teknik untuk menghitung momen lentur maksimum, gaya geser maksimum, dan tegangan normal maksimum. Parameter yang dianalisis meliputi panjang bentang 0,75 meter, beban merata sebesar 15 kN/m, serta karakteristik penampang baja rel. Hasil analisis menunjukkan bahwa momen lentur maksimum yang terjadi sebesar 1,05 kNm, gaya geser maksimum sebesar 5,63 kN, dan tegangan lentur maksimum sebesar 22,5 MPa. Nilai tegangan tersebut berada jauh di bawah batas tegangan izin material baja, yang menunjukkan bahwa struktur rel dalam studi ini aman secara struktural. Penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan balok sederhana tetap digunakan sebagai dasar perhitungan awal dalam pembelajaran maupun perencanaan infrastruktur rel sebelum menggunakan metode analisis lanjutan.
Copyrights © 2025