Penelitian ini menganalisis tren penelitian terkait Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang terjadi pada tahun 2022, menggunakan metode analisis bibliometrik dengan pendekatan kuantitatif. Data diambil dari publikasi yang terindeks di Google Scholar, menunjukkan peningkatan signifikan publikasi ilmiah dari 19 di tahun 2022 menjadi 108 di tahun 2023, sebelum mengalami penurunan menjadi 66 publikasi pada tahun 2024. Hasil analisis mengungkapkan bahwa lonjakan publikasi pada tahun 2023 mencerminkan respons aktif akademisi terhadap isu sosial dan politik pasca-tragedi, sedangkan penurunan di tahun 2024 menunjukkan fase penyesuaian setelah puncak perhatian. Tiga kluster utama kata kunci diidentifikasi, yaitu media, dampak sosial, dan respons institusi, dengan kata kunci "polisi" dan "hak asasi manusia" sebagai tema yang paling sering dibahas. Selain itu, kata kunci baru seperti "kompensasi" dan "posisi korban Kanjuruhan" menunjukkan perhatian yang meningkat terhadap keadilan bagi korban, mencerminkan upaya advokasi yang lebih dalam. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman akademis tentang tragedi Kanjuruhan dan implikasinya dalam pengelolaan acara olahraga di Indonesia, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
Copyrights © 2025