Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat komunikasi dalam melakukan mitigasi hoaks di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu dengan studi literatur yang mendalam terkait filsafat komunikasi, ukuran-ukuran kebenaran, dan faktor yang mempengaruhi viralitas sebuah ide. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa filsafat komunikasi, yang menekankan pada unsur kebenaran dan pola viralitas, dapat memberikan dasar untuk terciptanya kesadaran kritis dan literasi media di kalangan para pengguna sosial media. Harapannya, jika dua hal ini sudah terwujud (kesadaran kritis dan literasi media) dapat mengantisipasi penyebaran hoaks. Filsafat komunikasi juga mempunyai peran penting dalam membentuk kultur komunikasi yang sehat, khususnya di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat meberikan kontribusi pemikiran dalam melakukan mitigasi hoaks, untuk meningkatkan kualitas komunikasi. Kata kunci: Digitalisasi, Hoaks, Viralitas, Filsafat Komunikasi, Literasi Media
Copyrights © 2025