Kemajuan teknologi informasi mendorong lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, untuk mengadopsi sistem informasi dalam mendukung operasional. Salah satu aspek penting di lingkungan pesantren adalah pencatatan pelanggaran santri sebagai bagian dari pembinaan dan penegakan kedisiplinan. Namun, proses pencatatan di bagian keamanan dan ketertibab (Kamtib) masih dilakukan secara manual, sehingga rawan terjadi kesalahan dan memperlambat pelaporan. Sistem lama yang pernah digunakan juga tidak berjalan optimal serta terbatas dari segi aksebilitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang sistem informasi pelaporan pelanggaran santri yang terintegrasi menggunakan metode Waterfall, melalui tahapan analisis, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang di bagun mencakup fitur pencatatan pelanggaran, klasifikasi jenis pelanggaran, pengelolaan sanksi, dan pembuatan laporan otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempercepat proses kerja bagian bimbingan dan pembinaan (BP), meminimalkan kesalahan pencatatan, serta menyajikan data pelanggaran secara terstruktur. Diharapkan sistem ini dapat meningkatkan efektivitas pembinaan dan mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang lebih tertib.
Copyrights © 2025