Industri rumahan berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun menghadapi persaingan ketat dan keterbatasan sumber daya sehingga dituntut untuk meningkatkan efisiensi produksi. UKM AR-RAHMAN, produsen kopiah massal, mengalami pemborosan pada proses bordir akibat kerusakan mesin yang menimbulkan waktu tunggu dan cacat produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan agar proses produksi berjalan lebih efisien dan produktif melalui penerapan Lean Manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM), VALSAT, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan utama berupa menunggu, cacat produk, dan pemeriksaan berulang berhasil ditekan, terutama pada proses pembordiran. Perbaikan yang dilakukan mampu meningkatkan Process Cycle Efficiency (PCE) dari 92% menjadi 97%, nilai Value Added (VA) dari 114.000 detik menjadi 119.933 detik, serta output produksi dari 300 pcs menjadi 316 pcs. Dengan demikian, penerapan Lean terbukti efektif dalam mengurangi pemborosan, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki kualitas produksi pada industri rumahan atau UMKM.
Copyrights © 2025