Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh tarif efektif pajak, beban pajak tangguhan, beban PPh 21, dan pajak final terhadap kinerja keuangan. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari tarif efektif pajak, beban pajak tangguhan, beban PPh 21, dan pajak final, sedangkan variabel dependen adalah kinerja keuangan. Populasi penelitian mencakup perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Dengan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 18 perusahaan atau 72 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang dianalisis menggunakan SPSS versi 27 melalui uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, regresi linier berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif efektif pajak dan pajak final berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan beban pajak tangguhan dan beban PPh 21 tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel tersebut terbukti memengaruhi kinerja keuangan.
Copyrights © 2025