Pengelolaan sampah organik masih menjadi masalah lingkungan yang signifikan, terutama di kawasan industri dan perkantoran. Penelitian ini mengkaji penerapan metode pengomposan drum bejana di PT. Pertamina EP Cepu Field sebagai solusi pengolahan sampah organik dengan volume 40 kg/hari atau 1.200 kg/bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan kajian pustaka. Sistem pengomposan drum bejana dipilih karena desainnya yang tertutup, efisiensi lahan, kemudahan pengoperasian, dan kemampuannya meminimalkan risiko bau dan hama. Perhitungan teknis menunjukkan perlunya 35 drum dengan kapasitas masing-masing 200 liter, sehingga menghasilkan volume total 7 m³. Luas area pengomposan yang dibutuhkan adalah 36 m² dengan perkiraan waktu proses 30 hari. Proses ini menggunakan bioaktivator EM4 sebanyak 1,2 liter per hari, menghasilkan rasio C/N sebesar 30,6:1, sesuai dengan standar SNI 19-7030-2004. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengomposan drum bejana merupakan metode yang efektif untuk pengelolaan limbah organik skala menengah, menghasilkan kompos berkualitas tinggi sekaligus mendukung penerapan konsep 3R (Gunakan Kembali, Kurangi, Daur Ulang) di perusahaan.
Copyrights © 2025