Penelitian ini mengkaji pengaruh kesadaran kewirausahaan dan ketahanan digital terhadap keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat, Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 125 pemilik UMKM yang dipilih melalui sampling purposif. Penelitian ini menggunakan kuesioner terstruktur yang diukur dengan skala Likert lima poin, dan data dianalisis menggunakan SPSS versi 25, termasuk uji validitas, reliabilitas, dan regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa baik kesadaran kewirausahaan maupun ketahanan digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Wirausahawan yang sadar menunjukkan adaptabilitas, kesadaran, dan pengambilan keputusan etis yang lebih tinggi, sementara UMKM yang tangguh secara digital lebih mampu memanfaatkan teknologi untuk mempertahankan operasional dan pulih dari gangguan. Secara bersama-sama, kemampuan ini menyumbang hampir 49% variasi dalam keberlanjutan UMKM. Temuan ini menegaskan bahwa kompetensi psikologis dan digital secara bersama-sama meningkatkan umur panjang dan daya saing bisnis. Penelitian ini berkontribusi pada literatur perilaku kewirausahaan dan transformasi digital, sekaligus menawarkan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan untuk merancang program pengembangan kapasitas terintegrasi yang memperkuat ketahanan dan pertumbuhan berkelanjutan UMKM.
Copyrights © 2025