Penelitian ini menganalisis pengaruh Rasio Lancar (CR), Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER), dan Margin Laba Bersih (NPM) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2022–2024. Menggunakan analisis regresi data panel dari 14 perusahaan, temuan menunjukkan bahwa hanya NPM yang memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap ROA, dengan koefisien sebesar 0,3076, yang berarti bahwa peningkatan 1% dalam NPM meningkatkan ROA sebesar sekitar 0,31%. Di sisi lain, CR dan DER tidak menunjukkan dampak signifikan, menunjukkan bahwa rasio likuiditas dan leverage kurang kritis terhadap profitabilitas aset di sektor ini. Studi ini menyoroti pentingnya efisiensi operasional, yang tercermin dalam NPM, untuk meningkatkan kinerja keuangan di industri tekstil Indonesia. Hasil ini memberikan wawasan berharga bagi manajemen korporat untuk memprioritaskan pengendalian biaya dan strategi penetapan harga daripada penyesuaian likuiditas atau struktur utang guna meningkatkan profitabilitas.
Copyrights © 2025