Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam mengenai keterkaitan antara strategi perencanaan pajak dan pengakuan beban pajak tangguhan terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan subsektor farmasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur yang menitikberatkan pada sintesis hasil penelitian sebelumnya, baik dari konteks nasional maupun internasional. Data dikumpulkan melalui telaah sistematis terhadap artikel ilmiah dan publikasi akademik terakreditasi yang terbit pada periode 2015–2024 dan membahas aspek perencanaan pajak, beban pajak tangguhan, serta implikasinya terhadap transparansi pelaporan keuangan. Analisis dilakukan dengan metode tematik untuk menemukan pola konseptual, perbedaan pandangan, serta faktor yang memengaruhi keterhubungan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan pajak umumnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengelola kewajiban fiskal secara efisien tanpa mengurangi keandalan laporan keuangan. Namun demikian, praktik perencanaan pajak yang bersifat agresif dapat berpotensi mendorong munculnya tindakan manajemen laba. Selain itu, beban pajak tangguhan kerap mencerminkan adanya perbedaan temporer dalam pengakuan laba yang memungkinkan terjadinya manipulasi kinerja keuangan secara halus. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya penerapan prinsip transparansi, etika profesional, dan pengawasan regulatif guna memperkuat integritas pelaporan keuangan di industri farmasi.
Copyrights © 2025