Di era transformasi digital, perubahan teknologi turut mengubah lingkungan kerja suatu organisasi, tidak terkecuali profesi auditor internal. Pergeseran dari sistem manual menuju sistem elektronik membuka peluang peningkatan efektivitas audit, namun juga menimbulkan tantangan baru yang kompleks. Penelitian ini memetakan tantangan utama dalam penerapan teknologi audit internal melalui pendekatan narrative literature review terhadap 14 literatur periode tahun 2020-2025. Hasil sintesis mengidentifikasi sembilan kelompok tantangan yang saling terkait, yakni: (1) keterbatasan kompetensi dan keterampilan digital auditor; (2) kebutuhan manajemen perubahan dan adaptasi budaya; (3) kurangnya integrasi dan koordinasi lintas fungsi; (4) keterbatasan infrastruktur teknologi; (5) risiko keamanan serta privasi data; (6) kompleksitas risiko teknologi (termasuk kualitas data dan bias algoritmik); (7) kesenjangan regulasi dan standar audit; (8) ketergantungan berlebihan pada teknologi; dan (9) ancaman terhadap objektivitas serta independensi auditor. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital dalam audit internal muncul dari berbagai aspek, yaitu aspek kompetensi auditor, dukungan organisasi, karakteristik teknologi, serta regulasi profesi. Oleh karena itu, peningkatan kapabilitas digital auditor, penguatan infrastruktur dan budaya organisasi, serta pembaruan regulasi audit menjadi langkah penting untuk memastikan pemanfaatan teknologi berjalan efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang strategi transformasi digital yang terarah guna memperkuat kualitas dan nilai tambah audit internal.
Copyrights © 2025