Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi pendekatan Healing Arsitektur dalam meningkatkan lingkungan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tuna Rungu. Pendekatan ini berfokus pada harmonisasi desain fisik dan psikologis individu untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan mental dan emosional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yaitu metode yang focus pada pengamatan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi untuk menilai dampaknya terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga sekolah meliputi siswa, guru dan staf. Hasil penelitian untuk menunjukkan bahwa SLB Karya Mulia Surabaya telah menerapkan pendekatan Healing Arsitektur yang memberikan dampak positif pada lingkungan sekolah, termasuk peningkatan kenyamanan, keamanan, dan interaksi sosial di antara siswa. Penulis penelitian ini menyarankan penggunaan pendekatan Healing Arsitektur dalam memperbaiki lingkungan sekolah untuk siswa berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2025