Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh leverage dan likuiditas terhadap kinerja keuangan, dengan menggunakan financial distress sebagai variabel pemediasi. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari empat puluh laporan keuangan tahunan perusahaan subsektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEI) pada tahun 2019 hingga 2023. Metode purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel sebanyak delapan perusahaan dalam lima periode pengamatan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Data diolah dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian membuktikan bahwa likuiditas tidak berpengaruh terhadap financial performance, leverage berpengaruh negatif terhadap financial performance. Financial distress mampu memediasi likuiditas dan leverage terhadap financial performance. Temuan ini memberikan wawasan bagi para pemangku kepentingan di subsektor konstruksi untuk lebih memahami dinamika keuangan yang memengaruhi kinerja perusahaan.
Copyrights © 2025