Pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif antibakteri dan antioksidan semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya resistensi antibiotik dan paparan radikal bebas. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri serta menangkal radikal bebas. Studi ini bertujuan untuk meninjau aktivitas antibakteri dan antioksidan daun kelor berdasarkan literatur ilmiah serta mengeksplorasi inovasi sediaan farmasi yang telah dikembangkan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor efektif terhadap berbagai bakteri Gram positif dan Gram negatif, dengan daya hambat bervariasi tergantung konsentrasi dan metode ekstraksi. Aktivitas antioksidan juga terbukti kuat, terutama dengan metode DPPH, di mana nilai IC50 menunjukkan efektivitas tinggi dalam sediaan lotion dan gel. Inovasi sediaan seperti infusa, nanoemulsi, nanohidrogel, nanopartikel, dan transdermal patch memperluas potensi aplikatif daun kelor dalam dunia farmasi.
Copyrights © 2025