Abstrak – Kampung Halaman Kaya, Belas Kasihan Berkurang: Apakah Ikatan Kampung Halaman Mendorong CSR?Tujuan Utama - Penelitian ini menyelidiki peran kekayaan daerah asal CEO dan komisaris dalam memoderasi pengaruh keterikatan daerah asal terhadap CSR.Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan regresi data panel efek tetap dan acak. Sampel penelitian ini adalah industri-industri yang sensitif terhadap lingkungan di Indonesia pada tahun 2020 hingga 2022.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa keterikatan daerah asal mempengaruhi kegiatan tanggung jawab sosial secara positif. Dampak yang terjadi melemah seiring meningkatnya kekayaan daerah asal. CEO dan komisioner yang berasal dari kota asal yang kurang sejahtera cenderung menunjukkan komitmen yang lebih kuat terhadap CSR.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menunjukkan relevansi teori identitas sosial dalam mendorong CSR. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan perusahaan sebaiknya mempertimbangkan kecocokan kampung halaman CEO dan komisaris serta kondisi sosial ekonominya untuk meningkatkan efektifitas CSR.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini memiliki kebaruan pada pemahaman terhadap interaksi koneksi sosial dan konteks sosial ekonomi dalam membentuk CSR. Abstract - Rich Hometown, Less Compassion: Do Hometown Ties Generate CSR?Main Purpose - This study investigates the role of the wealth of CEOs' and commissioners' hometowns in moderating the influence of hometown affiliation on CSR.Methods – This study uses a fixed and random effects panel data regression approach. The sample for this study consists of environmentally sensitive industries in Indonesia from 2020 to 2022.Main Findings - This study finds that hometown attachment has a positive effect on social responsibility activities. The effect weakens as hometown wealth increases. CEOs and commissioners who come from less prosperous hometowns tend to show a stronger commitment to CSR.Theory and Practical Implications - This study demonstrates the relevance of social identity theory in promoting CSR. Practically, this study recommends that companies should consider the compatibility of the hometowns of CEOs and commissioners and their socio-economic conditions to increase the effectiveness of CSR.Novelty - This study is novel in its understanding of the interaction between social connections and socio-economic context in shaping CSR.
Copyrights © 2025