Latar Belakang Hipertensi dapat memicu respons tubuh yang mengakibatkan gejala fisik seperti jantung berdebar (palpitasi), pusing, dan ketegangan otot, gejala-gejala ini dapat memicu perasaan cemas atau memperburuk kecemasan yang sudah ada hal ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan kejadian kegawatdaruratan kardiovaskuler, seperti serangan jantung dan stroke dan bahkan ini penyebab utama kematian di dunia. Intervensi yang dapat dilakukan dalam mengatasi hipertensi dan kecemasan dapat dilakukan secara farmakologi dengan menggunakan obat-obatan yang jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat memberikan efek negatip pada tubuh dan intervensi secara non farmakologi dengan memanfaatkan tumbuhan disekeliling kita yang belum banyak digunakan oleh masyarakat padahal terapi dengan cara non farmakologi ini lebih aman, mudah didapat dan ekonomis Tujuan: Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan akan manfaat konsumsi air rebusan daun salam, daun kelor dan daun sirsak serta diharapkan para lansia dapat menerapkan air rebusan ini sebagai alternatip secara non farmakologi dalam mengatasi tekanan darah tinggi. Metode: Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara edukasi dengan menggunakan leaflet kepada lansia yang berada di Panti Sosial Harapan Kita Kota Palembang. Hasil: hasil evaluasi diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan lansia tentang manfaat konsumsi rebusan air daun salam, daun kelor dan daun sirsak dalam menurunkan tekanan darah pada lansia untuk pencegahan kegawatdaruratan kardiovaskuler. Kesimpulan: Dari kegiatan yang sudah dilakukan pada lansia yang berada di Panti Sosial Harapan Kita Kota Palembang Palembang didapatkan kesimpulkan bahwa kegiatan “Edukasi Triple Herbal Bagi Lansia Untuk Menurunkan Tekanan Darah Dalam Mencegah Kegawatdaruratan Jantung”, dapat meningkatkan pengetahuan lansia yang ada di Panti Sosial Harapan Kita Kota Palembang. Kata Kunci: Hipertensi,lansia, triple herbal terapi.
Copyrights © 2025