Rumah dinas merupakan fasilitas penting bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung kinerja dan kesejahteraan personel, khususnya yang bertugas di daerah. Namun, ketersediaan rumah dinas di Kodim 0428/Muko-Muko, Provinsi Bengkulu masih terbatas sehingga sebagian besar anggota harus menyewa tempat tinggal secara mandiri. Kondisi ini menimbulkan beban ekonomi dan berpotensi memengaruhi efektivitas tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan ekonomis rencana pembangunan rumah dinas di lingkungan Kodim 0428/Muko-Muko. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi kelayakan konstruksi, meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan kuesioner, serta data sekunder berupa dokumen perencanaan dan regulasi terkait. Analisis teknis dilakukan berdasarkan Petunjuk Teknis Standarisasi Desain dan Penilaian Kerusakan Bangunan Nomor 47/SE/DC/2020 Kementerian PUPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah dinas tipe F–120 memiliki tingkat kerusakan ringan sebesar 3,42%, tipe G–90 sebesar 7,18%, tipe H–70 sebesar 5,00%, dan tipe K–45 sebesar 5,44%. Secara keseluruhan, kondisi rumah dinas masih layak dengan kategori kerusakan ringan. Temuan ini menjadi dasar pertimbangan teknis dan ekonomis bagi perencanaan pembangunan maupun rehabilitasi rumah dinas Kodim, agar lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan prajurit.
Copyrights © 2025