Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) merupakan gangguan kecemasan yang membuat penderitanya teringat pada kejadian traumatis. PTSD pada korban pelecehan seksual sering terjadi. Hal ini dapat menyebabkan dampak fisik dan psikis bagi korban terutama pada anak-anak dan remaja. Para korban membutuhkan perawatan psikologis untuk membantu menyembuhkan Post Traumatic Stress Disorder dan untuk kembali ke kehidupan mereka secara adil seperti sebelum momen traumatis itu terjadi. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil wawancara dan observasi terhadap 3 penyintas pelecehan seksual Fisik didapatkan gambaran bahwa subjek masih merasakan trauma seperti mudah teringat peristiwa pelecehan seksual yang dialami, memberikan tanda stress melalui kode fisik, dan masih merasakan cemas. Sehingga kejadian traumatis tersebut dapat mengakibatkan gangguan secara mental, yaitu PTSD
Copyrights © 2021