Pesatnya kemajuan teknologi digital mendorong industri perbankan untuk mengintegrasikan sistem pembayaran yang lebih efektif dan aman, terutama melalui teknologi blockchain. Namun demikian, penerapan blockchain di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, seperti ambiguitas regulasi, infrastruktur yang tidak memadai, dan keterbatasan tenaga kerja. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi tantangan dan prospek implementasi teknologi blockchain dalam sistem pembayaran di PT Bank IBK Indonesia. Metodologi kualitatif dengan desain deskriptif digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara komprehensif dan observasi partisipatif yang melibatkan tiga responden kunci dari divisi Kepatuhan, Perbankan Ritel, dan Keuangan. Responden dipilih secara purposif untuk memastikan wawasan yang relevan dan mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka kerja Technology-Organization-Environment (TOE) dan teori Diffusion of Innovation (DOI). Temuan penelitian menunjukkan bahwa adopsi blockchain terhambat oleh kendala regulasi dan kesiapan internal organisasi. Namun, terdapat peluang strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan transaksi jika implementasi dilakukan secara bertahap dan sistematis.
Copyrights © 2025