Penelitian ini membahas perbandingan antara dua perusahaan minuman, yaitu Es Teh Indonesia dan Menantea, dari perspektif konsumen Gen Z menggunakan teori Benchmarking. Tiga narasumber mewakili Gen Z memberikan pandangan mereka terhadap kualitas produk, pelayanan, harga, dan lokasi kedua perusahaan. Metode yang digunakan ddalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dan wawancara tidak terstruktur. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun Es Teh Indonesia menawarkan konsistensi kualitas produk dan pelayanan yang memuaskan, tetapi Menantea lebih berhasil menarik perhatian dengan variasi produk yang unik dan strategi pemasaran yang efektif. Dari analisis tersebut, ditemukan bahwa inovasi produk dan promosi yang agresif dapat menjadi strategi yang berguna bagi Es Teh Indonesia untuk meningkatkan daya saingnya di pasar.
Copyrights © 2025