Penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar mendorong integrasi teknologi dalam proses pembelajaran, termasuk pemanfaatan internet sebagai sumber informasi bagi siswa dan guru. Namun, akses internet tanpa pengawasan berisiko menimbulkan dampak negatif, seperti penyebaran informasi palsu, kecanduan, paparan konten tidak layak, gangguan kesehatan, hingga kejahatan siber. Di Dusun Cigulingharjo, fenomena orang tua yang memberikan gadget kepada anak tanpa pengawasan masih banyak ditemukan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif orang tua dan guru dalam membimbing serta mengawasi aktivitas daring anak menjadi sangat krusial. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan aplikasi Parental Control, khususnya Google Family Link. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi orang tua mengenai penggunaan fitur-fitur pengawasan digital guna menciptakan pengalaman berinternet yang aman dan positif bagi anak. Metode yang digunakan meliputi observasi, survei, penyuluhan, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua terhadap risiko penggunaan internet serta kemampuan mereka dalam mengoperasikan aplikasi Google Family Link. Seluruh peserta berhasil mengunduh dan mulai menggunakan aplikasi tersebut untuk memantau dan mengatur aktivitas daring anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Copyrights © 2025