Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adhocracy culture dan supervisi kepala sekolah terhadap employee performance, dengan kompetensi guru sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan pada guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Semarang Utara dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adhocracy culture berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi guru dan employee performance. Supervisi kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi guru, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap employee performance. Sementara itu, kompetensi guru terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance. Temuan ini menegaskan bahwa budaya kerja yang inovatif dan adaptif serta penguatan kompetensi guru menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan sekolah dasar. Adapun supervisi perlu diarahkan secara lebih konstruktif agar dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja guru secara menyeluruh.
Copyrights © 2025