Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kesulitan belajar yang dialami siswa dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) dengan menggunakan Model CTL (Contexstual Teaching And Learning) Berbantu Media Diorama, metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan pendekatan studi kasus di salah satu sekolah dasar di wilayah Gresik. Target penelitian terdiri dari atas 5 siswa dari kelas V. Dengan menggunakan Teknik pengumpulan data berupa observasi kepada siswa kelas 5, wawancara kepada guru kelas 5 dan kepala sekolah SDN 306 Gresik dan dokumentasi dari hasil nilai sumatif siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan belajar yang dihadapi siswa dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori utama: (1) Kesulitan memahami konsep abstrak dalam materi IPAS dan menghubungkannya dengan konteks kehidupan nyata. (2) Kesulitan Penguasaan materi, siswa tidak mampu mengingat atau menerapkan materi IPAS. (3) Kurangnya minat belajar dan motivasi belajar siswa. (4) Kurangnya keaktifan siswa dalam bertanya dan berdiskusi ketika mengalami kesulitan dan kebingungan. Model CTL (Contextual Teaching and Learning) dan Media Diorama sebagai alat bantu belajar mampu mendorong keterlibatan siswa, meskipun beberapa siswa masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut untuk memahami materi secara menyeluruh. Kata Kunci: Kesulitan belajar, Model CTL (Contextual Teaching and Learning), Media Diorama
Copyrights © 2025