Pertanian terpadu (Integrated Farming System / IFS) merupakan pendekatan berkelanjutan yang mengintegrasikan beberapa komponen produksi seperti tanaman, ternak, dan perikanan dalam satu sistem yang saling mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan model IFS skala kecil sebagai contoh penerapan (sample model) dalam mengoptimalkan lahan pekarangan rumah warga Desa Kebakalan, Kabupaten Kebumen. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan, sosialisasi, implementasi model, dan evaluasi partisipatif bersama masyarakat. Hasil penerapan menunjukkan bahwa model IFS sederhana mampu meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, mengurangi limbah rumah tangga organik, dan menghasilkan bahan pangan mandiri bagi keluarga. Penerapan sistem ini juga meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya ketahanan pangan berbasis lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat desa lain untuk mengembangkan sistem serupa sesuai dengan kondisi dan potensi lokal masing-masing.
Copyrights © 2025