Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi lompat tinggi melalui penerapan pendekatan pembelajaran berbasis permainan tradisional. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart, yang meliputi empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui asesmen formatif serta observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada capaian belajar siswa di setiap siklus. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 69,00 pada siklus I, menjadi 75,50 pada siklus II, dan mencapai 81,50 pada siklus III. Persentase ketuntasan belajar klasikal juga mengalami peningkatan, yakni dari 65% pada siklus I, naik menjadi 75% pada siklus II, dan mencapai 90% pada siklus III. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis permainan tradisional terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, mendorong keterlibatan aktif, serta memperkuat motivasi siswa dalam pembelajaran lompat tinggi. Kata kunci: lompat tinggi, permainan tradisional, PTK, hasil belajar
Copyrights © 2025