AbstrakLansia mengalami perubahan normal berupa penurunan fungsi status mental. Perubahan ini dapat berpengaruh terhadap kemampuan lansia melakukan aktifitas sehari-hari terutama kemampuan untuk makan, sehingga berpengaruh pada asupan nutrisi lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status mental dengan asupan nutrisi pada lansia. Adapun populasi penelitianini adalah seluruh lanjut usia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Darussalam Aceh Besar, dimana teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability Sampling yaitu Purposive Sampling sebesar 102 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ) dan kuesioner perilaku Asupan Nutrisi dalam bentuk skala likert. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian ditemukan bahwa ada hubungan status mental dengan asupan nutrisi lansia (p = 0.011), dimana lansia yang memiliki fungsi mental yang baik akan memiliki asupan nutrisi yang baik pula. Oleh karena itu, diharapkan kepada pemberi asuhan terutama keluarga untuk membantu lansia dengan penurunan fungsi mental dalam memenuhi asupan nutrisi sehingga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan lansia.Keyword: Status Mental, Asupan Nutrisi, Lansia.
Copyrights © 2020