Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523 merupakan bakteri biakan murni yang bersifat anaerob fakultatif Gram-negatif. Bakteri ini dominan pada periodontitis agresif lokalisata dan berperan penting dalam patogenesisnya. Daun biduri (Calotropis gigantea) mengandung senyawa antibakteri antaralain flavonoid, fenol, tanin, saponin, terpenoid, dan alkaloid. Pembuatan ekstrak Calotropis gigantea dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris menggunakan metode difusi sumuran untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% daun Calotropis gigantea terhadap Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523 pada konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%. Masing-masing konsentrasi menunjukkan hasil zona hambat sebesar 3,3 mm, 9,6 mm, 11 mm, 12,7 mm, 14,4 mm, dan 16,6 mm. Terdapat perbedaan zona hambat pada setiap konsentrasi, dimana semakin tinggi konsentrasi maka semakin besar pula hambatan yang dihasilkan. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji one way Anova dan menunjukkan nilai signifikansi p0,05 yang berarti hasil penelitian memiliki perbedaan bermakna. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 70% daun biduri (Calotropis gigantea) dapat menghambat pertumbuhan Aggregatibacter actinomycetemcomitans ATCC 29523 dalam berbagai konsentrasi.
Copyrights © 2020