Penelitian ini membandingkan kinerja algoritma AStar dan Dijkstra dalam menentukan rute tercepat dari Cakung ke Stasiun Bekasi. Algoritma AStar mengintegrasikan fungsi heuristik untuk memperkirakan biaya menuju tujuan, sedangkan Dijkstra menghitung jalur terpendek berdasarkan bobot jarak tanpa estimasi. Data waktu tempuh diperoleh melalui Google Maps API pada kondisi lalu lintas normal, sibuk, dan non-sibuk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa A*Star lebih efisien pada kondisi lalu lintas padat karena heuristik mempercepat proses pencarian jalur optimal. Sebaliknya, Dijkstra lebih unggul pada graf sederhana dengan sedikit pengaruh kemacetan. Temuan ini memberikan panduan pemilihan algoritma yang sesuai untuk aplikasi navigasi berbasis pencarian rute real-time di wilayah perkotaan, sekaligus berkontribusi pada pengembangan sistem perencanaan rute adaptif yang responsif terhadap perubahan kondisi lalu lintas.
Copyrights © 2025