Migrasi dini remaja dari pedesaan ke kota besar menjadi fenomena yang kian marak terjadi di tengah meningkatnya tekanan ekonomi keluarga. Keputusan yang mereka ambil juga bukan berarti tidak memiliki resiko tetapi dianggap paling masuk akal untuk mendapatkan pendapatan, membantu keluarga, serta memungkinkan membuka mobilitas sosial. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk memahami migrasi remaja pedesaan di Kabupaten Jombang sebagai strategi rasional keluarga dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini menggali makna dan pengalaman subjektif remaja yang memutuskan untuk bekerja di kota besar setelah atau bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan ekonomi keluarga menjadi faktor utama pendorong migrasi untuk strategi bertahan hidup yang rasional, namun tetap memiliki konsekuensi sosial dan emosional yang kompleks.
Copyrights © 2025