Transformasi sistem logistik nasional memerlukan pendekatan strategis berbasis konektivitas multimoda yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis arah kebijakan pengembangan konektivitas dan layanan transportasi multimoda di Indonesia sebagai upaya memperkuat efisiensi logistik nasional dan integrasi rantai pasok. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan analisis kebijakan berbasis literatur dan praktik terbaik internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan konektivitas multimoda diarahkan pada optimalisasi aksesibilitas wilayah, integrasi antar moda darat, laut, dan udara, serta penguatan layanan transportasi di kawasan industri dan ekonomi khusus. Negara berperan aktif sebagai fasilitator utama dalam penyediaan infrastruktur dasar dan investasi strategis guna mendukung efisiensi distribusi barang dan jasa. Studi ini juga menyoroti praktik Tiongkok dan Singapura sebagai model keberhasilan pembangunan ekosistem logistik terpadu yang dapat diadaptasi dalam konteks Indonesia. Kesimpulannya, penguatan konektivitas multimoda bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi transformasi sistemik menuju ekosistem logistik nasional yang efisien, berdaya saing, dan inklusif.
Copyrights © 2025