Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penjualan, harga pokok produksi, dan biaya promosi terhadap laba bersih pada perusahaan industri sektor barang konsumsi makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan pendekatan kuantitatif verifikatif. Populasi penelitian adalah 22 perusahaan sektor industri barang konsumsi makanan dan minuman, dengan sampel sebanyak 16 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis koefisien korelasi dan determinasi dengan bantuan software E-VIEWS versi 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial penjualan dan harga pokok produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih, sedangkan biaya promosi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Secara simultan, penjualan, harga pokok produksi, dan biaya promosi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan koefisien determinasi sebesar 71,04%. Implikasi manajerial dari temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan makanan dan minuman perlu memprioritaskan optimalisasi strategi promosi sebagai instrumen utama peningkatan profitabilitas, khususnya melalui integrasi promosi digital dan pemasaran berbasis data konsumen.
Copyrights © 2025