Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kebijakan tata kelola perusahaan terhadap keakuratan laporan keuangan. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis peran moderasi keragaman direktur keuangan dalam hubungan antara kebijakan tata kelola perusahaan dan keakuratan laporan keuangan. Studi ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021–2023. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling, yang menghasilkan 74 perusahaan dengan sejumlah pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi berganda untuk menguji hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keakuratan laporan keuangan. Sebaliknya, keberadaan komisaris independen memiliki dampak positif terhadap keakuratan laporan keuangan. Selain itu, temuan penelitian mengungkap bahwa keberadaan direktur keuangan wanita dapat memperkuat hubungan positif antara komite audit dan kepemilikan institusional dengan keakuratan laporan keuangan.
Copyrights © 2025