Pasar tradisional masih memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, lokasi yang kurang strategis, dan rendahnya adopsi teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal, lokasi, dan penggunaan e-payment terhadap pendapatan pedagang Muslim di Pasar Tradisional Kutau Manna, Bengkulu Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Sampel sebanyak 46 pedagang ditentukan melalui rumus Slovin dari populasi 86 pedagang. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian secara parsial uji t menunjukkan bahwa modal berpengaruh signifikan terhadap pendapatan dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, lokasi juga signifikan dengan nilai 0,001 < 0,05, dan e-payment signifikan dengan nilai 0,002 < 0,05. Sementara uji F menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.
Copyrights © 2025