Di era globalisasi dengan persaingan usaha yang ketat, kemasan dan label produk menjadi alat komunikasi krusial untuk menarik perhatian konsumen. Desa Gampingrowo memiliki potensi produk inovatif, es krim sawi, namun kurang dikenal karena desain kemasan yang tidak menarik. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik konsumen terhadap es krim sawi melalui pelatihan desain kemasan dan label bagi UMKM. Metode yang digunakan adalah diskusi, pelatihan pembuatan logo dan desain label menggunakan Canva, serta pendampingan implementasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang desain kemasan yang menarik, namun masih diperlukan pendampingan intensif untuk desain produk dan penamaan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai desain kemasan yang baik, penggunaan aplikasi desain seperti Canva, serta pentingnya branding dalam pemasaran. Temuan dari kegiatan ini adalah pentingnya pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam desain produk. Dampak dari kegiatan ini adalah diharapkan pelaku UMKM di Desa Gampingrowo memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkenalkan produk lokal secara lebih luas. Hasilnya, pelatihan dapat diterima dengan baik oleh 25 peserta UMKM di Desa Gampingrowo. Kata Kunci : Desain, Kemasan, Label, Ice, Cream, Sawi
Copyrights © 2025