Budidaya burung walet merupakan salah satu sektor peternakan bernilai ekonomi tinggi di Indonesia. Namun, banyak peternak menghadapi tantangan dalam menarik dan mempertahankan populasi burung walet agar bersarang di gedung yang disiapkan. Penelitian ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT) guna mendukung sistem pemanggilan dan pengawasan burung walet di Komunitas Tani Sari Karya, Jembrana, Bali. Intervensi dilakukan melalui pemasangan perangkat suara panggilan otomatis, sistem pengatur kelembapan udara, dan pemantauan berbasis CCTV. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi ini mampu menciptakan kondisi lingkungan yang lebih sesuai bagi burung walet, serta memberikan kemudahan dan efisiensi dalam proses pemantauan bagi peternak. Dampak positif terlihat pada peningkatan kenyamanan habitat, antusiasme peternak terhadap adopsi teknologi, serta potensi keberlanjutan program. Survei dilakukan terhadap seluruh anggota Kelompok Tani Sari Karya (N = 7 orang) setelah implementasi sistem IoT untuk pemanggilan dan pengawasan peternakan burung walet. Hasil survei menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat positif terhadap program, baik dari segi materi, pelaksanaan, hingga manfaat teknologi yang diberikan. Mayoritas mitra menganggap teknologi yang diberikan mudah digunakan dan sangat membantu dalam pemantauan peternakan. Terdapat semangat tinggi untuk keberlanjutan program di masa mendatang. Artikel ini membahas secara rinci pelaksanaan, hasil, dan refleksi dari kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi tersebut.
Copyrights © 2025