Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kenyamanan termal dan kualitas udara dalam ruang kuliah yang mengalami penyesuaian desain bangunan di lingkungan beriklim tropis. Suhu tinggi dan kelembaban yang khas di daerah tropis dapat berdampak pada kenyamanan pengguna ruang, khususnya di ruang kuliah yang menjadi pusat kegiatan akademik. Kajian ini meneliti kontribusi berbagai elemen desain bangunan—seperti ventilasi alami, pemilihan material bangunan, serta orientasi ruang—terhadap kondisi suhu dan mutu udara di dalam ruangan. Proses evaluasi dilakukan melalui pengukuran parameter suhu, kelembaban relatif, dan kadar CO₂ di sejumlah ruang kuliah dengan karakteristik desain yang bervariasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruang kuliah dengan desain yang mengedepankan ventilasi alami dan pencahayaan alami menunjukkan performa termal yang lebih optimal serta kualitas udara yang lebih baik dibandingkan ruang yang bergantung pada sistem pendingin buatan. Temuan ini mendukung pentingnya penerapan desain ruang kuliah yang ramah lingkungan dan hemat energi guna menunjang kenyamanan dan kesehatan penghuni secara keseluruhan.
Copyrights © 2025