Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha dan perilaku kewirausahaan terhadap laba usaha pedagang kaki lima di Kawasan Lapangan Pancasila Kota Palopo. Sektor informal, khususnya pedagang kaki lima, memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian lokal, terutama dalam hal penyediaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Modal usaha dipandang sebagai faktor krusial dalam menunjang kelancaran operasional dan kapasitas produksi, sementara perilaku kewirausahaan mencerminkan kemampuan pedagang dalam mengelola usaha, mengambil risiko, bersikap inovatif, dan menjaga keberlanjutan usaha di tengah persaingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 152 pedagang, dengan sampel sebanyak 60 responden yang ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha (nilai signifikansi 0,010). Perilaku kewirausahaan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha (nilai signifikansi 0,007). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap laba usaha dengan nilai Fhitung sebesar 14,933 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,399 menunjukkan bahwa 39,9% variasi laba usaha dipengaruhi oleh modal usaha dan perilaku kewirausahaan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian Penelitian ini menyarankan adanya dukungan pemerintah dan lembaga terkait dalam penyediaan akses permodalan dan pelatihan kewirausahaan guna memperkuat keberlanjutan. usaha pedagang kaki lima di kawasan strategis perkotaan
Copyrights © 2025