JURNAL PANGAN
Vol. 33 No. 3 (2024): PANGAN

Peningkatan Kinerja dan Perlakuan Risiko Rantai Pasok Beras Cadangan Pangan Pemerintah (Studi Kasus pada Perum BULOG, Kantor Wilayah Jawa Barat)

Wijaya, Apip (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2025

Abstract

       Cadangan Beras Pemerintah (CBP) adalah stok beras yang dikuasai dan dikelola oleh pemerintah melalui mekanisme pengadaan, pengelolaan, dan distribusi kepada masyarakat. Sifat beras yang mudah  rusak, musiman, dan rentan terhadap ketidakpastian, diperlukan suatu sistem manajemen rantai pasokan  yang kuat mulai dari tingkat produksi hingga konsumen akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis rantai pasok, kinerja dan risiko rantai pasok beras CBP. Berdasarkan metode SCOR dan AHP, nilai  kinerja pemasok beras CBP adalah sebesar 65,397 (rata-rata), BULOG sebesar 91,485 (sangat baik) dan  penyalur sebesar 71,279 (cukup baik). Metrik kinerja rantai pasok yang memiliki skor di bawah 50 persen  perlu dilakukan perbaikan secara komprehensif. Hasil analisis metode failure modes and effect analysis dan  diagram pareto menunjukkan bahwa terdapat beberapa modus kegagalan potensial di tingkat pemasok dan BULOG yang memerlukan prioritas perlakuan risiko. Sementara di tingkat penyalur, tidak ditemukan modus kegagalan potensial yang memerlukan prioritas perlakuan risiko karena memiliki tingkat risiko rendah.  Namun demikian, perlu terus dilakukan pengawasan agar tingkat risiko dapat dikendalikan.         Government Rice Reserves are rice stocks controlled and managed by the government through procurement, management, and distribution mechanisms to the public. Due to its perishable nature, seasonality, and vulnerability to uncertainty, a strong supply chain management system is required from production to the end consumer. This study analyses the CBP rice supply chain, performance, and risks. Based on the SCOR and AHP methods, the performance score of CBP rice suppliers is 65.397 (average), BULOG is 91.485 (excellent), and distributors are 71.279 (good). Supply chain performance metrics scoring below 50 percent need comprehensive improvement. The results showed that several potential failure modes at the supplier and BULOG levels require priority mitigation. Meanwhile, no potential failure modes require priority mitigation at the distributor level due to the low-risk level. However, continuous monitoring is necessary to keep the risk levels under control.  

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

pangan

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Social Sciences

Description

PANGAN merupakan sebuah jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Pusat Riset dan Perencanaan Strategis Perum BULOG, terbit secara berkala tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan ...