Transformasi digital menjadi faktor krusial dalam meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi modern. Namun, banyak pelaku usaha mikro, khususnya di kawasan Jalan Jengki, Kelurahan Kebon Pala, Jakarta Timur, masih mengandalkan transaksi tunai dan pencatatan manual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UHAMKA melalui pendekatan deskriptif kualitatif terhadap delapan pelaku UMKM: Slawi Ayu, Kripik Singkong, Cakwe Kebumen, Franchise BIMBA AIUEO, Nasi Gulai, Sweetology Cake, Nadnay Food & Beverage, dan Bir Pletok Tiga Dare. Solusi yang diberikan berupa aktivasi sistem pembayaran digital QRIS dan edukasi literasi digital dasar. Hasil pendampingan menunjukkan terjadinya percepatan proses transaksi, perbaikan dalam pencatatan keuangan, serta peningkatan kepercayaan konsumen. Intervensi sederhana ini terbukti mampu menjadi langkah awal yang efektif dalam proses transformasi digital bagi UMKM lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan dalam mendorong adaptasi teknologi oleh pelaku usaha mikro, demi keberlanjutan dan daya saing usaha mereka di masa depan.
Copyrights © 2025