Andor (2022) merupakan film dengan gaya penceritaan yang berbeda dan baru dari film-film Star Wars produksi Disney. Gaya naratif unik dan penceritaan yang menarik menjadikan film ini salah satu serial Star Wars terbaik di tahun belakangan ini. Kualitas film yang dibawa oleh Andor dapat dilihat dari detail penceritaan yang mencakup berbagai hal dari karakter, motivasi, suasana, set dan lain-lain. Tentu topik yang diteliti dalam artikel ini adalah elemen visual penceritaan. Artikel ini meneliti gaya penceritaan dari film seri Andor secara kualitatif deskriptif menggunakan metodologi teori naratif Seymour Chatman. Metodologi penelitian dari teori narasi Seymour Chatman diterapkan dalam meneliti narasi visual film seri Star Wars: Andor karena pendekatannya yang komprehensif terhadap analisis cerita dan wacana dalam medium visual. Tujuan penelitian ini adalah untuk membedah narasi film yang memberi kualitas dan makna cerita pada film serta menjadi sebuah inspirasi dan referensi ilmu bagaimana kualitas film Andor menjadikan salah satu produksi Disney yang menonjol setelah Rogue One. Penelitian ini akan membahas dan menjabarkan narasi dari Andor menggunakan metode Seymour Chatman dan memetakan narasi sesuai teori Chatman. Jabaran tersebut akan membagi narasi film menjadi dua bagian yaitu konten cerita dan ekspresi dari cerita sehingga menghasilkan bentuk dan substansi dari masing-masing bagian. Hasilnya adalah sebuah pemetaan kompleksitas narasi dari film seri ini sehingga pembaca dapat memahami komunikasi pesan dari pelaku film (real author) hingga penikmat film (real reader).
Copyrights © 2025