Mutu pupuk hayati sangat ditentukan berdasarkan proses formulasi menggunakan bahan pembawa yang tepat dengan mikrob yang digunakan. Bahan pembawa yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan salah satunya adalah dedak padi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji potensi dedak padi sebagai bahan pembawa untuk menjaga viabilitas dan kemampuan fungi pelarut P selama masa penyimpanan. Tahapan dari penelitian ini terdiri dari persiapan bahan pembawa dedak padi, uji viabilitas fungi pelarut P pada bahan pembawa dedak padi dan pengujian kemampuan mikrob pelarut P selama masa penyimpanan. Dedak padi memiliki kadar air sebesar 9,1%, kadar abu 15,76%, kadar serat kasar 13,69%, kadar lemak 4,54%, kadar protein 8,29%, kadar karbohidrat 48,62%, kandungan karbon organik (C) 36,85%, Nitrogen (N) 1,82 %, C/N 20,2. Dedak padi memiliki potensi untuk menjaga viabilitas dan kemampuan dari fungi pelarut P. Bahan pembawa dedak padi mampu menjaga viabilitas fungi pelarut sampai minggu ke-12 dengan jumlah populasi akhir fungi pada media PDA sebesar log 6,55 (3,6 x 106 CFU/g) dan populasi akhir fungi pada media Pikovskaya sebesar log 6,54 (3,53 x 106 CFU/g). Kemampuan fungi dalam melarutkan P cenderung fluktuaktif pada minggu ke-3 (192,01 ppm) sampai dengan minggu ke-6 (123,247 ppm) dan cenderung stabil pada minggu ke-9 (173,04 ppm) sampai dengan minggu ke-12 (165,69 ppm).
Copyrights © 2023