Bidang pertanian sebagai salah satu sektor penting untuk menunjang ketahanan pangan secara nasional, meningkatkan kelas ekonomi masyarakat serta daya beli yang dapat bertumbuh dengan baik, tidak menutup kemungkinan jika hal itu dapat terwujud bagi masyarakat di Kota Batu jika selama dalam prosesnya tidak mengalami berbagai permasalahan pertanian secara signifikan. Diketahui bahwa masyarakat Kota Batu mayoritas berprofesi sebagai petani, hal ini karena Kota Batu merupakan daerah pertanian sekaligus sebagai kawasan wisata agro sehingga para masyarakatnya mengambil peran sebagai petani guna mengoptimalkan lahan perkebunan yang terbilang subur. menurut penelitian Suheriyanto,dkk (2019) Desa Tulungrejo di Kecamatan Bumiaji diketahui merupakan desa yang mempunyai lahan perkebunan paling luas, yakni 900 hektar dengan jumlah tanaman apel sebanyak 24.000. Fakta ini menunjukkan masalah yang harus memerlukan penanganan yang cepat, apabila tidak ada langkah kongrit dari dinas pertanian serta kelompok tani dalam mengatasi penurunan hasil panen tersebut, kemungkinan terburuk pertanian apel di Kota Batu semakin tahun akan mengalami penurunan bahkan hilang. Hasil pengabdian ini adalah Faktor pendukung dalam pengembangan ini adalah keaktifan anggota yang mengeluarkan potensinya untuk mempertahankan keadaan buah apel Kota Batu. Sedangkan faktor penghambat yaitu ketidakikutsertaan petani bergabung dengan kelompok tani, dengan begitu pemerintah tidak dapat memantau keadaan yang terjadi
Copyrights © 2024