Permasalahan imunisasi dasar dan gizi balita masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Desa Tampok Jeurat Raya, Kecamatan Sukamakmur. Rendahnya cakupan imunisasi dan risiko stunting dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat, mitos mengenai vaksin, serta akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya imunisasi dan gizi balita melalui sosialisasi, penyuluhan dengan media visual, edukasi berbasis permainan, kunjungan rumah, serta pendampingan kader posyandu. Hasil menunjukkan dari 35 balita, hanya 20% yang telah memperoleh imunisasi dasar lengkap, sementara status gizi sebagian besar tergolong baik berdasarkan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA). Partisipasi masyarakat terlihat tinggi melalui antusiasme dalam diskusi dan praktik lapangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa keterlibatan mahasiswa bersama bidan desa dan kader posyandu efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang imunisasi dan gizi balita, sekaligus memperkuat fungsi posyandu sebagai pusat layanan kesehatan. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.
Copyrights © 2025