Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui Peta Potensi Daerah Persebaran kawasan bencana kekeringan di Kabupaten Sikka. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan populasi tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Kangae, Kecamatan Paga, Kecamatan Magepanda, dengan menggunakan teknik Nonprobability sampling. Sumber terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan observasi, Studi literatur dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik Deskriptif Kuantitatif, Overlay, dan Parameter Tingkat Rawan Kekeringan. Hasil analisis dalam penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil Analisis Parameter dapat di ketahui bahwa di Kecamatan Kangae paling dominan untuk kemiringan lereng berkisar 0- 8 %, solum tanah 5 cm Cm bertekstur halus, Curah hujan 1.324- 1.604 mm dengan tingkat rawan kekeringan tinggi, (2) Kecamatan Paga paling dominan untuk kemiringan lereng berkisar 8 – 15 %, solum tanah 50 Cm bertekstur halus, Curah hujan 1.145- 1.346 mm dengan tingkat rawan kekeringan tinggi, (3) Kecamatan Magepanda paling dominan untuk kemiringan lereng berkisar 8 - 15 %, solum tanah 50 Cm bertekstur halus, Curah hujan 1.444- 1.674 mm dengan tingkat rawan kekeringan tinggi.
Copyrights © 2023