Isu ketidakadilan dan kekerasan terhadap perempuan masih nyata dalam kehidupan sosial dan religius, termasuk dalam tradisi Kristen. Banyak teks Alkitab yang ditafsirkan secara patriarki telah memperkuat subordinasi perempuan dan membatasi peran mereka dalam jemaat dan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk meninjau kembali posisi dan peran perempuan dalam teologi Kristen melalui lensa teologi feminis. Pendekatan ini menawarkan pembacaan kritis terhadap teks-teks Alkitab dan tradisi gereja yang menggali pengalaman perempuan, menegaskan bahwa perempuan adalah ciptaan Allah yang utuh dan bermartabat. Penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka menganalisis teks-teks Alkitab serta literatur teologi feminis. Temuan menunjukkan bahwa terdapat fondasi teologis yang kuat untuk membangun keadilan gender dalam gereja dan mengafirmasi peran perempuan dalam kehidupan iman dan pelayanan. Dengan demikian, teologi feminis menjadi sarana pembebasan yang membuka ruang partisipasi dan pengakuan setara bagi perempuan dalam tradisi Kristen
Copyrights © 2025