Nazharat: Jurnal Kebudayaan
Vol. 29 No. 2 (2023): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan

PERUBAHAN TRADISI MANJAPUIK BATU DI JORONG ARO KANDIKIA, NAGARI GADUIK, TILATANG KAMANG, AGAM, SUMATERA BARAT (1971-2022)

Divya Aulya Wulandari (Unknown)
Dedi Arsa (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2023

Abstract

Tradisi Manjapuik Batu adalah tradisi pascakematian yang hanya dilakukan oleh masyarakat Nagari Gaduik dan Nagari Sungai Landia. Penamaan Tradisi Manjapuik Batu berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu ‘Manjapuik Batu’ yang berarti ‘menjemput batu’. Sesuai dengan namanya, Tradisi Manjapuik Batu dikenal sebagai kegiatan menjemput batu penanda makam yang masih dilaksanakan hingga saat sekarang. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan Tradisi Manjapuik Batu di Jorong Aro Kandikia pada tahun 1971 hingga 2022. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan bentuk, fungsi, dan makna tradisi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: 1) Heuristik (Pengumpulan Sumber); 2) Kritik Sumber; 3) Interpretasi; 4) Historiografi. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pada tahun 1971 hingga 1980 masih ada yang menggunakan batu bulek, yaitu batu yang dicari bersama-sama oleh masyarakat Jorong Aro Kandikia di rimba/batang air. Sementara itu, pada tahun 1981 sampai 2022 batu yang digunakan sebagai penanda makam tersebut sudah seluruhnya menggunakan batu pacah: penamaan untuk batu yang dibeli dari toko bangunan. Perubahan lingkungan dan berkembangnya masyarakat menjadi pemicu perubahan jenis batu tersebut perlahan terjadi. Tidak berhenti sampai di situ, perubahan tersebut menjadi rangkaian perubahan yang saling berhubungan satu sama lain, diikuti oleh perubahan bentuk, fungsi, dan makna dari Tradisi Manjapuik Batu.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

nazharat

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Focus and Scope Jurnal Nazharat memuat tulisan-tulisan yang terkait dengan ilmu-ilmu yang dikembangan oleh Fakultas Adab dan Humaniora, yang meliputi kajian bahasa, sejarah, dan pustaka. Fokus Fokus tulisan adalah memberikan wawasan dan informasi baru yang terkait dengan ilmu-ilmu kebahasaan, ...