Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible, sehingga penderita gagal ginjal kronik akan kehilangan fungsi ginjal secara bertahap dan tidak dapat diubah. Penyakit ginjal kronik (PGK) atau Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan masalah kesehatan dunia yang menyebabkan kematian yang tinggi di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan kejadian penyakit chronic kidney disease (CKD) di poli penyakit dalam RSUD dr. H.Mohammad Rabain Kab. Muara Enim Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 400 pasien dalam 1 bulan yang melakukan pemeriksaan di poli penyakit dalam RSUD dr. H. Mohammad Rabain Kab. Muara Enim Tahun 2023. Dengan besaran sampel 196 responden. Uji Stastistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil dari 196 responden yang menjadi sampel penelitian Dari hasil analisis di ketahui bahwa responden dengan hasil terdiganosa CKD sebanyak 58 (29,6%) responden dengan biasa merokok sebanyak 109 (55,6%) responden rutin minum obat-obatan sebanyak 109 (54,1%) responden minum minuman yang berenergi 3-4 botol setiap hari sebanyak 84 (42,9%) responden minum minuman berperisa sebanyak 85 (43,4%). Analisis bivariat diperoleh Hasil uji Chi square di dapatkan ρ Value 0,001. Artinya ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan merokok dengan kejadian CKD. Ada hubungan yang bermakna antara rutin minum obat dengan kejadian CKD ρ Value 0,000). Ada hubungan yang bermakna terhadap minuman berenergi dengan kejadian CKD ρ Value 0,001. Ada hubungan yang bermakna terhadap minuman berperisa dengan kejadian CKD ρ Value 0,003. di Poli Penyakit Dalam RSUD dr. H. Mohammad Rabain Kab. Muara Enim tahun 2023. Dalam upaya menurunkan kejadian CKD perlunya dilakukan sosialisasi dan penyuluhan berupa pengetahuan kepada pasien Poli Penyakit Dalam RSUD dr. H. Mohammad Rabain Kab. Muara Enim untuk memberikan edukasi tentang cara menghindari penyakit CKD.
Copyrights © 2024