Diabetes mellitus merupakan penyakit jangka Panjang yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan menunjukkan bahwa responden mengalami kualitas hidup yang buruk, disebabkan karena cepat lelah saat beraktivitas, ketidakmampuan mengikuti diet DM, dan sering timbul gejala penyakit DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Mellitus Terhadap Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Di Puskesmas Pajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional Study, jumlah responden sebanyak 163 pasien diabetes mellitus di wilayah Puskesmas Pajang. Metode sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Variabel bebas (independen) dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dan variabel terikat (dependen) dalam penelitian ini adalah kualitas hidup penderita diabetes mellitus. Hasil penelitian ini diperoleh nilai koefisiensi korelasi spearman r = 0,426 dengan p = 0,000, Data menunjukkan bahwa diperoleh hasil tingkat pengetahuan sebanyak 67 (41,1%) responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, 89 (54,6%)sedang, dan 7 (4,3%)tinggi. Berdasarkan tingkat kualitas hidup diperoleh hasil sebanyak 7 (4,3%) responden memiliki tingkat kualitas hidup buruk, 69 (42,3%) sedang, dan 87 (53,4%)baik. hal ini berarti bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pada penderita diabetes mellitus.
Copyrights © 2024